Posts

Showing posts from March, 2013

Antara Wanita, Sepatu, dan Pasangan

Dua orang wanita muda usia menjelang dua-puluh-lima-an berjalan-jalan di sebuah pertokoan, memasuki satu per satu toko sepatu yang ada di pusat perbelanjaan. Menghampiri rak sepatu yang satu, lalu tak lama kemudian hinggap di rak sepatu lainnya. Sekedar melihat, menyentuh, atau sesekali mencoba langsung di kakinya. Kemudian mengamit diri di depan cermin. Memastikan bahwa sepatu yang mereka pilih akan terlihat indah di kakinya. Konon, sebuah sepatu dapat menambah kepercayaan diri seorang perempuan. Itulah mengapa wanita sangat mencintai sepatu.
Sepatu-sepatu itu masih terpajang rapi seperti biasanya. Berjejer menunggu kaki-kaki wanita yang mencoba dan akhirnya membawa dia pulang –terbebas dari jerat pertokoan dan berbagai obral. Bukan wanita yang memilih sepatu, tetapi pada akhirnya sepatulah yang memilih kaki-kaki yang tepat pada ukurannya. Pas, tidak terlalu besar tapi tidak juga terlalu kecil. Karena ukuran yang kurang pas tidak akan bisa membuat nyaman kaki-kaki pemiliknya.
“Mbak,…