09 April 2013

Jarak

Kemarin kita bertemu. Di sebuah kamis yang manis, dengan sedikit kesibukan yang mengganggu. Kamu menyapa dengan pandanganmu yang entah bagaimana, aku langsung menyukainya. Tatapan teduh yang pernah kulihat sebelumnya, dari pemilik mata yang berbeda.

Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?

Hari ini kita duduk bersebrangan, dipisah jarak sejauh tiga meter. Namun kamu masih mau membagi tatapan matamu yang selalu ingin aku pandangi. Seandainya bisa, aku ingin merekamnya terus tanpa jeda.

Apakah aku masih boleh melihatmu?

Besok aku tahu kita tak akan bertemu. Dua hari tak lagi bisa mencuri-curi matamu. Karena pandanganmu sedang cuti untuk dipamerkan. Sedang aku tak sabar menunggu senin yang akan datang beterbangan.

Berhari-hari setelahnya, aku mencari kedua bola matamu. Tak kutemukan di tempat biasanya –tiga meter tepat di depanku. Ternyata mata itu sudah berada di tempat yang lain, sedang memandangi dua bola mata yang ternyata dia juga gilai.

Dua puluh centimeter. Di depan mataku.

5 comments:

  1. eitss..sapakah ituuu..
    20cm lanjutannya 5cm yah mel :D

    ReplyDelete
  2. postingannya keren

    salam kenal ya

    ReplyDelete
  3. hati-hati dengan main mata. sob bisa-bisa ntar tak bisa berkedif hehe

    ReplyDelete
  4. sedih saya bacanya... hiks...

    yg sabar ya mbak...

    salam kunjungan kembali

    ReplyDelete

tinggalkan jejak kata anda :)