12 February 2013

Into the Wild

Film yang diproduksi tahun 2007 ini diangkat dari sebuah buku dengan judul yang sama, yang ditulis berdasarkan kisah nyata kehidupan Chris McCandless.

Chris, yang diperankan oleh Emile Hirsch, adalah seorang pemuda idealis, mahasiswa cerdas di Emory University. Setelah menyelesaikan empat tahun kuliahnya, dia lalu mencoba pergi mencari kebebasan yang sebenarnya, menjelajah alam liar. 


Ia meninggalkan semua identitas pribadinya, mengganti nama dengan 'Alexander Supertramp'. Hampir semua uang yang dia punya disumbangkan ke badan amal. Dia lalu melakukan perjalanannya menuju Alaska, keluar dari kehidupan abstraknya, keluar dari perlindungan palsu orang tua yang hipokrit dan munafik, serta keluar dari kelebihan materi yang memisahkan Chris dari kehidupan sejatinya.

Sepanjang perjalanannya, dia banyak bertemu dengan orang-orang yang mengajarinya arti hidup, dari mulai pasangan hippie sesama pengembara, Wayne si pemilik gandum tempat dimana Chris sempat bekerja selama beberapa saat, dan juga Ronald, seorang pensiunan yang kesepian yang ingin mengadopsi Chris sebagai cucunya.


Setelah dua tahun pergi dari keluarganya, dia tiba di sebuah sungai di daerah terpencil pinggiran Alaska dan menemukan "Magic Bus" yang menjadi kamp-nya. Awalnya Chris begitu bahagia dengan keterisolasiannya, keindahan alam Alaska, dan gairah hidup yang bebas. Tetapi alam tak selamanya indah, terkadang mereka bisa berubah menjadi liar, kasar, serta tak peduli. Persediaan makanannya semakin menipis, dan Chris hanya mengandalkan tanaman yang tumbuh di sekitarnya. Hingga secara tak sengaja dia memakan tumbuhan yang morfologinya sejenis kentang, namun ternyata tanaman itu justru beracun dan dapat menyebabkan kematian.

Banyak pemikiran-pemikiran Chris yang luar biasa, semangatnya menjelajah alam liar, mencari kebebasan yang hakiki; diluar keidealisan dirinya yang terkadang malah menyesatkan. Begitu banyak dialog dan kata-kata yang memberikan kesan tersendiri untuk saya, tapi yang masih begitu melekat di telinga saya diantarnya:

"You're wrong if you think that the joy of life comes principally from human relationship. God's placed it all around us. It's in everything. It's in anything we can experience. People just need to change the way they look at those things."


"I think careers are a 20th century invention and I don't want one."
"The freedom and simple beauty is too good to pass up.."
".. and that an unshared happiness is not happiness."
Akhir kata, untuk yang masih mencari arti kebebasan, selamat menonton. Saya kasih 8,5/10 untuk film ini!

2 comments:

  1. film yg bagus...ini salah satu film favoritku..

    ReplyDelete
  2. sy suka film ini mbak. sama gie jg bgs. quote favorit saya 'rather than love,than money,than faith,than fame,than fairness...give me the truth'

    ReplyDelete

tinggalkan jejak kata anda :)