28 March 2012

Merindu!

Saya benar-benar merindukan semua hal ini:
perjalanan.
liburan.
pantai.
langit biru.
mamah. papa. ecky.
pasir putih.
hangatnya mentari.
buih ombak.
ah, pokoknya semuanya! 

Menulis itu ..

Menulis itu penyembuh jiwa dan juga luka,
salah satu cara untuk melarikan diri.
Menulis itu pentranslasi energi negatif terpendam,
yang tak terucap atau tersampaikan.
Menulis itu peredam emosi,
atau bahkan malah meleburkannya.
Mulut kedua, sekaligus telinga ketiga..

26 March 2012

Bahagia itu ..

Bisa tidur cukup. Ketemu temen dan sahabat. Jalan-jalan, karaoke, makan, ngobrol ngalor-ngidul. Menikmati hawa dan angin malam Bandung.
-- Bandung, 24 Maret 2012

Ngerasain hawa dingin Bandung di pagi hari. Menikmati pemandangan alam sepanjang tol Bandung - BSD dari balik jendela mobil. Tertidur di perjalanan. Menikmati hujan rintik-rintik. Pulang kantor tepat waktu. Nyampe kosan sebelum maghrib. Menulis blog.
-- BSD, 26 Maret 2012
 
Ah, terimakasih Tuhan <3

Happy Wedding, Yaya & Kiki!

20 March 2012

berasumsi

Asumsi: (n) dugaan yang diterima sebagai dasar;
landasan berpikir karena dianggap benar.

Kita hidup dalam asumsi masing-masing. Berasumsi si A adalah orang yang kurang baik, berasumsi bahwa hal B wajar dan pantas untuk dilakukan (padahal tidak), berasumsi si C membenci kita. Ya, dan semua itu hanyalah asumsi semata. Bukan sebuah kebenaran. Hanya persepsi subjektif yang muncul dari tiap-tiap kepala manusia. Beda kepala, beda pemikiran.

Yang jadi masalah adalah, kita seringkali berasumsi negatif. Segala dilihat dari kekurangannya, dari keburukannya. Asumsi seperti itu lah yang merusak dan menyesatkan kita. Entahlah, saya mulai lelah untuk terlalu banyak berasumsi. Yaa, setidaknya cari tahu apa yang terjadi sesungguhnya sebelum kita menyimpulkan bahwa ini benar dan itu salah, ini baik dan itu buruk.

Yasudahlah, intinya jangan terlalu banyak berasumsi. Jangan terlalu cepat menyimpulkan. Biasakanlah untuk terus berpikir positif. Selamat malam :)

19 March 2012

"Kalau kamu masih juga sedih,
mungkin kamu lupa bagaimana caranya bersyukur.
Senyum dan syukuri. Sederhana kan?"

Saya butuh jeda. Sungguh.

Berkeliling kota Bandung sendirian dengan sepeda motor kesayangan merupakan salah satu obat paling mujarab untuk menenangkan hati saya. Sudah saya lakukan, tapi dosisnya masih kurang.
Dan sekarang, yang saya lakukan adalah mendengarkan kembali playlist lagu-lagu 'keras'. Mengobrol di dunia maya lewat YM! bersama mereka-mereka yang sering membuat mood naik lagi. Membaca tulisan-tulisan lama saya. Menulis blog. Merenung lalu diam. Diam yang sangat panjang.

Oh Tuhan, saya butuh jeda. Sebentar saja. Sungguh.

13 March 2012

Ketika waktu terasa begitu panjang~

senja merona manja
menggelayut mesra dipangkuan cahaya kelambu
terdiam bisu menerawang jauh
tersudut menghilang dalam jeratan
terhenyak memanggil .. kamu!

*

aku cantik hari ini. cantik sekali.
cantiknyaku, tak terbantahkan kata.
walaupun kelak sirna.
untuk sementara, pesonamu abadi.
dan aku disini, mengekalkanmu dalam angan.
yang lantas tumbuh menjadi kenangan.
merajut serpihan waktu yang telah hilang.



catatan penulisan:
dua tulisan di atas adalah sambung kata antara saya dan yaya via BBM dan group facebook, yang sama-sama sedang menunggu waktu pulang.
Jl. Dr. Cipto & Jl. Sudirman.
Semarang, 13 maret 2012.

Hhhhhhhh...

Jadi, ini hari ketigabelas saya tinggal di Semarang. Bukan untuk berlibur atau jalan-jalan, melainkan untuk bekerja. Orang-orang pasti berkomentar, "Enak banget!" tapi nyatanya tidak semenyenangkan itu. Dua minggu terlalu panjang untuk dihabiskan di kota orang dengan pekerjaan semacam ini. Terlebih dengan kondisi saya yang sangat cepat bosan dan jenuh. Berangkat pagi, menuju dealer, mendampingi user, ngenet, pulang malem, cari makan sambil jalan-jalan, tidur, dan begitu seterusnya.

Saya ingin sekali pulang. Kembali ke BSD. Tapi, pikiran saya sudah lebih dulu tiba di Bandung. Dan ketika kebosanan ini muncul, selalu, pertanyan yang sama lagi-lagi muncul, “Apa yang saya lakukan selama ini? Apa ini yang saya inginkan? Untuk apa, untuk siapa?” Entahlah, separuh kehidupan saya rasanya hilang dicuri waktu. Memikirkan pekerjaan. Dilahap rutinitas kerja. Ya, beginilah. Asing. Bukan hal yang saya inginkan. Tapi semuanya sudah terlanjur. Toh ini juga pilihan saya. Salah satu jalan menyenangkan hati orang tua. Salah satu cara Tuhan menguji saya. Salah satu cara menikmati kehidupan :)

12 March 2012

tersenyumlah!

" Terkadang kita jatuh dan merasa amat rapuh
didatangi masalah yang tak kunjung henti menjadi lemah,
mengeluh dan memaki bahkan langkah kitapun terhenti
tapi ingatlah langit akan selalu biru
menyambut pagi yang baru awan tak selamanya kelabu,
akan tiba waktunya bunga bermekaran dan kupu-kupu menari haru
maka tersenyumlah dan kembali melangkah.."
-- afterisya