Posts

Showing posts from December, 2012
Berhenti dan berubahlah karena keinginan,
bukan karena keadaan.

Sebuah doa (menjelang) akhir Desember

Dalam kesusahan seberat apa pun,
saya hanya meminta untuk disanggupkan.
Cukup.

Pameran (masa kini)

Sedih, pamer. Bahagia, pamer. Ternyata sekarang bukan cuma seni ya yang ada pamerannya, pameran kebahagiaan dan kesedihan juga sekarang sudah mulai mewabah. Berhati-hatilah!
Alkisah di suatu negeri antah berantah, ada seorang manusia yang merasa dirinya adalah orang yang paling bahagia dan beruntung dalam hidup ini. Si manusia ini mengumumkan kepada seluruh dunia, bahwa dia sudah berhasil meraih piala kebahagiaan tertinggi. Lalu dia hanya tertawa-tawa dan menyombongkan diri. Memandang sebelah mata orang-orang yang hanya mendapat piala perunggu-bahagia, apalagi yang hanya mendapat gelar pemenang-hiburan kebahagiaan.
Hingga suatu ketika, piala kebahagiaan tersebut digilir dan jatuh kepada seseorang yang lain. Manusia tersebut lalu merasa jatuh, seolah menjadi makhluk yang memiliki masalah dan cobaan yang sangat besar. Dia kemudian mengumumkan kembali kepada dunia, segala kepedihan yang dia derita adalah kesedihan yang paling sedih, kesedihan yang paling muram diantara yang termuram. Ta…