Posts

Showing posts from July, 2012

Kata dia : tentang saya.

Seorang yang aku tau begitu tenang. Yang lebih memilih diam dan menjadi penikmat. Selalu setia mendengar hingga sang lawan bicara pada akhirnya lega. Selalu menyaring lontaran dari bibirmu, mungkin sejak di kerongkongan. Aku selalu ingat senyummu, yang menenangkan, dan wajahmu teduh. Sangat teduh ketika aku memandangmu.
Boleh tidak aku bilang kalau kamu itu selalu cari aman? Entah ini hal positif atau negatif, namun terkadang sikap cari aman-mu ini membantu kamu untuk tidak “bermasalah”. Dan aku tau, kamu punya duniamu sendiri tanpa pintu atau jendela bahkan celah bagi orang lain untuk sekedar mengintip. Hanya kamu sendiri disana, seorang diri.
Satu-satunya orang yang mengerti makna berhenti, koma, jeda, spasi, atau apalah itu , ketika sudah jenuh, lelah. Bagiku ketika kita memaknai hal itu bersama, aku menaruh harap padamu, kita bisa melakukan pelarian bersama, menyendiri berdua. Kutunggu kamu di puncak guha.
Ia-Mel.
Melia "



Ah, kamu berhasil membaca saya, Mariana! Semoga bis…

Sebuah Pelarian : Caringin Tilu dan beberapa tempat lain

Image
"Mau kemana nih jadinya? Cartil?"

"Ayo, terserah!"

Saya dan teman sejak SMA saya, Dinar, akhirnya memutuskan untuk pergi ke Caringin Tilu --yang lebih dikenal dengan Cartil, di daerah padasuka atas. Tak ada yang pernah ke sana. Tak tahu di mana letak persisnya. Tak tahu bagaimana medan untuk menuju kesana. Yang saya tahu hanya: dari Saung Angklung Mang Udjo terus ke atas lagi, sudah. Setelah beberapa lama perjalanan, kami menemukan sebuah pencerahan: plang tanda panah bertuliskan "Caringin Tilu" di jalan Padasuka. Oke, itu artinya kami berada di jalan yang benar.
Lalu saya dengan pedenya terus memacu gas motor kesayangan ke arah atas padasuka. Beberapa menit setelah Saung Mang Udjo, jalanan semakin menanjak, terus naik dan mulai menyempit, hanya cukup untuk satu mobil. Belasan menit setelah itu, kami sudah memasuki Desa Cimenyan. Dan ya, seperti yang saya duga, Cartil ini memang masih sedaerah sama Moko, warung Daweung. Medannya hampir sama, yang berbeda a…

Fiksi - Juli

: Dira Adrian

Hei, ingatkah kamu? Ini sudah bulan ketujuh, akhir Juli yang selalu kita –atau mungkin hanya aku— nantikan. Juga bulan di mana kamu mengulang hari kelahiranmu. Kamu bilang Sabtu siang pada minggu kedua di stasiun Bandung. Dan sekarang aku di sini untuk memenuhinya, penuhi janji yang kita buat setahun lalu.
Hujan masih saja merintik di bulan Juli, dan malah kian menjadi, bukannya bergegas meretas kemarau. Selepas tiba di stasiun, aku berlari menuju sebuah bangku kosong di tempat tunggu. Yang kucari hanya sosokmu. Sebuah wajah yang sudah sangat tidak asing, yang terekam kuat di dalam memori otakku. Kamu. Ya, hanya kamu. Entah mengapa, jantungku rasanya berdebar beberapa kali lebih kencang menanti kamu.
Lima belas menit berlalu, kamu tak datang. Tiga puluh menit menjalar, kamu masih tak juga menunjukkan rambut ikalmu. Satu jam. Dua jam. Tiga jam.. Berjam-jam berlalu tanpa ada sosokmu. Pesan singkat, semua panggilan tak ada yang kamu gubris. Aku sudah tak tahan lagi. Rasany…

Indonesia, saya semakin jatuh cinta padamu!

Image
Saya semakin tergila-gila pada Indonesia; pada pantainya, pada alamnya, pada gunungnya, pada penduduknya, pada kulinernya, semuanya. Sudah seminggu saya di Palu, Sulawesi Tengah. Walaupun tidak ada bioskop, saya puas dengan tontonan yang disuguhkan oleh kota ini. Palu dikelilingi oleh gunung-gunung yang luar biasa indah, membentang mengelilingi kota. Pantai yang tenang, air laut yang jernih, terumbu karang dan ikan-ikan yang cantik.  Ada beberapa yang unik di sini: Pisang goreng (manis) disuguhkan dengan sambal; Tempat makan kaki lima ---penyetan, ayam goreng, dan sebagainya, hampir semuanya bernama 'Mas Joko'; Angkutan kota di sini mereka bilang taxi, sedangkan taxi mereka bilang argo. Makanya, orang sini kaya kaya, tiap hari pake taxi untuk nganter kemana-mana :) Untuk masalah kuliner, di Sulawesi Tengah terkenal sekali dengan kaledo (Kaki Lembu Donggala), dan ternyata sangat nikmat disajikan dengan singkong. Masih banyak cerita lainnya, tapi nanti saja saya lanjutkan.. ber…