13 March 2012

Hhhhhhhh...

Jadi, ini hari ketigabelas saya tinggal di Semarang. Bukan untuk berlibur atau jalan-jalan, melainkan untuk bekerja. Orang-orang pasti berkomentar, "Enak banget!" tapi nyatanya tidak semenyenangkan itu. Dua minggu terlalu panjang untuk dihabiskan di kota orang dengan pekerjaan semacam ini. Terlebih dengan kondisi saya yang sangat cepat bosan dan jenuh. Berangkat pagi, menuju dealer, mendampingi user, ngenet, pulang malem, cari makan sambil jalan-jalan, tidur, dan begitu seterusnya.

Saya ingin sekali pulang. Kembali ke BSD. Tapi, pikiran saya sudah lebih dulu tiba di Bandung. Dan ketika kebosanan ini muncul, selalu, pertanyan yang sama lagi-lagi muncul, “Apa yang saya lakukan selama ini? Apa ini yang saya inginkan? Untuk apa, untuk siapa?” Entahlah, separuh kehidupan saya rasanya hilang dicuri waktu. Memikirkan pekerjaan. Dilahap rutinitas kerja. Ya, beginilah. Asing. Bukan hal yang saya inginkan. Tapi semuanya sudah terlanjur. Toh ini juga pilihan saya. Salah satu jalan menyenangkan hati orang tua. Salah satu cara Tuhan menguji saya. Salah satu cara menikmati kehidupan :)

6 comments:

  1. cerita yang menarik untuk disimak
    mampir ya di http://unsri.ac.id

    ReplyDelete
  2. Di Jakarta pun begitu Teh. Saya menghadapi rutinitas membosankan. Malah, untuk mengobati semua itu, saya jadi kurang tidur. Soalnya, saya jadi sering nongkrong, begadang sampai pagi.

    ReplyDelete
  3. ya begitu mel, semenjak lulus kuliah hidup aku juga asing, entah untuk apa, semua rasanya tak bernyawa. #gamang

    ReplyDelete

tinggalkan jejak kata anda :)