17 September 2010

kangen!

saya sangat merindukan momen seperti ini bersama kalian:
Rindu jualan baju di gasibu buat modal usaha.
Rindu foto-foto: foto narsis, foto produk.
Rindu rapat, rapat, dan rapat yang hampir selalu di ngopdul.
Rindu menggila bersama kalian.
Rindu ngurusin Schu.coo bareng kalian.
Rindu nonton konser Mocca bareng kalian.
Rindu maen capseh di Mang Ajo.
Rindu soto bali.
ahh, rindu! Rindu kalian!
: rany, dila, ubonx, caca, sasa, ade.
sekarang yang satu di Jerman, yang satu di Depok, sisanya di Bandung tapi semuanya beda kampus. susah banget bisa ngumpul full-team!
 
semoga Schu.coo bisa bangkit dan hidup kembali :)

16 September 2010

Cantik itu LUKA?

apa yang terpikirkan ketika mendengar kata cantik? mungkin sebagian besar mengaitkannya dengan perempuan. semua perempuan memang terlahir cantik. hanya saja, definisi tentang cantik itu sendiri berbeda-beda tiap orang. tergantung dari cara pandangnya, tergantung dari sisi mana dia melihat.

mungkin akan ada orang yang mendefinisikan cantik bila seorang perempuan itu berkulit putih, berbadan langsing, berhidung mancung, rambut hitam panjang berkilau. tapi, apa cantik itu hanya milik mereka seja? tentu saja TIDAK!

cantik itu menerima apa yang telah diberikan-Nya, dengan segala lebih dan kurangnya. jangan sampai tergoda dengan pasar, jangan cepat terbuai oleh iklan-iklan produk kecantikan yang dimodelkan oleh sosok perempuan -yang mereka definisikan- supercantik. jangan mau dijadikan komoditas untuk meraup keuntungan. mungkin karena kita telah terbiasa melihat layar kaca berukuran 17 - 29 inch yang seringkali memamerkan perempuan-perempuan berkulit putih, berbadan indah, berhidung mancung, berparas menawan, sehingga mindset kita tentang cantik pun terbentuk dengan sendirinya. padahal mereka sedang memperdaya kita agar menerima dengan mentah definisi cantik menurut mereka, tujuannya apa? ya agar barang dagangan mereka laku. agar perempuan-perempuan yang terlahir tidak putih berlomba-lomba memakai produk pemutih. agar perempuan-perempuan yang terlahir kurang langsing berlomba-lomba memakai produk pelangsing. jika kita terlahir kurang putih dan kurang langsing, apakah salah? tentu saja TIDAK!

jadilah diri sendiri, bersyukur dengan apa yang telah diberikan Tuhan. Dia menciptakan kita dengan sebaik-baiknya. sadar ngga, kekurangan itu justru adalah 'pelindung' untuk pemiliknya. ketika perempuan-perempuan supercantik selalu digoda dan menjadi sasaran 'permainan' lelaki atau bahkan dijadikan sebagai sebuah komoditi pasar, bersyukurlah menjadi wanita yang tidak se-supercantik mereka, karena masih diberikan kelenggangan, diberika perlindungan oleh-Nya.

jika kamu ngerasa cantik akan membawa bahagia, jawabannya ngga selalu. dengan tidak terlalu cantik pun kita masih bisa tetap bahagia. karena kebahagiaan bisa datang dari mana saja. justru malah cantik bisa membawa luka. saya mengingat sebuah tulisan, "Cantik itu banyak didamba perempuan. tapi, cantik juga bisa membawa luka. luka bagi orang yang memiliki wajah cantik itu. juga orang-orang di dekat si cantik itu."

maka, jadilah diri kamu apa adanya, selalu bersyukur! itu akan membuatmu bertambah cantik. "you're beautiful no matter who you are"

15 September 2010

jodoh itu di tangan Tuhan, maka carilah tangan-Nya agar bertemu jodohmu!

A: mel, aku jadi mau nikah taun ini. kamu doain aku ya :)
dia sahabat saya, dia seusia dengan saya, dan dia memutuskan untuk segera menikah di usia muda.
B: ngapain sih nikah cepet-cepet? aku masih mau beresin kuliah, cari kerjaan sampai bisa mapan dulu. rasanya aku masih terlalu muda buat mikirin nikah!
dia teman saya, dia seusia dengan saya, dan dia memutuskan untuk membangun karir terlebih dahulu.
C: pacar udah ngajak ke jenjang lebih serius, kerjaan udah ada, usia udah cukup, tapi rasanya saya masih belum siap buat nikah.
dia saudara saya, tiga tahun di atas saya, dan dia masih ragu untuk segera menikah.
D: saya terus didesak sama keluarga buat nikah gara-gara usia udah 'kematengan', tapi kalo belum nemu calon yang cocok ya mau gimana?
dia kakak (ketemu gede) saya, tujuh tahun di atas saya, dan dia masih belum menemukan jodohnya.
E: dia wanita yang sudah mapan, cantik, pintar, berada, dan berpendidikan tinggi. tapi sampai sekarang belum menikah.
dia teman Ibu saya, sudah hampir kepala lima, dan sampai sekarang dia masih belum menemukan jodohnya.

saya percaya: jodoh itu ditangan Tuhan, maka carilah tangan-Nya untuk bertemu jodohmu! trus cari tangan Tuhan dimana? cari dengan doa dan usaha, cari ridha-Nya :)
dan jodoh tetap jadi misteri untuk semua orang. ngga ada satu pun yang tahu algoritma untuk menemukan jodoh. kecantikan, harta yang melimpah, jabatan, pendidikan yang tinggi ngga bisa membeli jodoh!

kalo boleh diumpamakan, jodoh itu ibarat seperti kita menunggu bus di sebuah halte: tidak pernah tau datangnya kapan, dari arah mana, dan bus seperti apa yang akan datang. ketika bus pertama datang dan terlihat kurang bagus serta tidak ber-AC, kita memutuskan untuk naik bus yang berikutnya. Saat bis berikutnya datang, ternyata bus itu penuh sesak orang-orang. Saat ada bus bagus dan ber-AC datang, eh bus itu malah meluncur seenaknya, tidak melihat keberadaan kita. Terkadang kita pun harus menunggu lama kedatangan bus berikutnya. Hingga akhirnya kita naik bus yang melintas di depan mata, ngga peduli kondisi bus tersebut. Setelah bus meluncur, kita baru sadar kalau kita salah jurusan dan harus berhenti di halte berikutnya untuk kembali menunggu bus yang tepat. terlalu pilih-pilih kadang ngga bagus. mungkin yang terpenting adalah: bus itu bisa bawa kita ke tempat tujuan dengan selamat, dan kita nyaman duduk di dalamnya. sedangkan nikah itu ibarat shalat (seperti yang teman saya katakan): harus disegerakan tapi masih ada waktu tenggang untuk menjalankannya.

14 September 2010

Idul Fitri 1431 H

ucapan yang sedikit terlambat memang, tapi apa boleh buat: SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H, mohon maaf lahir dan bathin :)

Idul Fitri biasanya identik dengan mudik atau pulang kampung, dan mungkin bagi sebagian orang itu merupakan sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, atau untuk sebagian yang lain hanya euforia semata?

..dan tiap tahun saya pun melakukan mudik, meski hanya memakan waktu tak lebih dari 45 menit (ini mudik macam apa, cobaa?). Emang nasib, dari lahir sampai sekarang saya hidup di Bandung. Orang tua saya juga. Orangtuanya-orangtua saya yang masih ada pun tinggal di Bandung. Huh! Satu-satunya tempat yang bisa diakui sebagai kampung halaman adalah: Cililin, meski kakek-nenek saya di sana udah ngga ada, tapi masih ada kakaknya Ibu saya. Dan di hari ke-3 lebaran pun kami mendadak pulang kampung, dan bermalam di sana (tetep aja ke Cililin cuma butuh waktu 2 jam, ngga kerasa mudik! hehe) 

Tiap kali saya ke Cililin, saya pasti minta dianterin buat liat-liat pemandangan di daerah sini ke kakak sepupu saya, dan kali ini tujuannya ke Kp. Pasir Malang. Dimulai dari deretan pegunungan yang melingkari kampung, sawah dan kolam ikan yang masih terhampar luas, serta danau yang merupakan anak dari PLTA Saguling. WOW!! Selain ke Kp. Pasir Malang, kami juga berkunjung ke Saudara di Citalem, Cililin dan Cicangkang (masih di wilayah Cililin).
Ini sebagian foto-foto pemandangannya :)

Tradisi Sawer Uang Lebaran
Kalo tradisi ini, cuma kami lakukan bersama saudara-saudara di Cihampelas, Cililin. Mereka-mereka yang udah punya penghasilan biasanya bagiin uang THR dengan cara: SAWERAN. puluhan lembar uang kertas, dari mulai nominal dua ribu, lima ribu, sepuluh ribu, kadang lima puluh ribu dilempar gitu aja buat dijadiin uang saweran, dan mereka -para manusia yang haus akan uang- harus rela rebutan demi dapet uang saweran itu. Selalu ada korban setelah saweran ini, yang lututnya jadi ijo-ijo lah, yang idungnya kepentok lemari laah, yang jatoh sampai tindih-tindihan.. semuanya udah biasa! tapi itu sungguh menyenangkan :)

07 September 2010

Munir, riwayatmu kini

Hari ini genap enam tahun kita kehilangan salah satu aktifis HAM terbaik di Indonesia, Munir S Thalib. Beliau tewas diracun di udara, dibunuh di dalam pesawat ketika dalam perjalanan ke Amsterdam. Dan selama enam tahun ini, kasus pembunuhan itu tak kunjung tuntas. Siapa dalang dari kasus ini masih jadi teka-teki. Si dalang masih bebas. Masih bisa membuat dagelan-dagelan lain. Mungkin saat ini si dalang sibuk berkoar di televisi menjadi narasumber atau sibuk menimbun harta dari keringat rakyat. Siapa yang tahu? Memang benar, keadilan tidak buka kantor cabang di Indonesia.


Hei Pemerintah Indonesia, kalian kemana saja? Sedang sibuk mempromosikan album, ya? Atau sibuk mengurus design gedung baru yang juga dilengkapi kolam renang? Oh.. sibuk meminta maaf pada tetangga serumpun ya walau kita sudah diinjak-injak?

Ahh, rasanya sudah terlalu banyak 'Munir' yang dilupakan. Jangankan kasus Munir, banyak kasus lain seperti kasus Century, rekening tak wajar (gendut) petinggi Polri, kasus Paiton, kasus kriminisasi KPK, dan sederet kasus-kasus lainnya tidak pernah tuntas. Entah semua itu terlupakan atau sengaja dilupakan.
kita generasi muda, GENERASI MENOLAK LUPA!!

05 September 2010

eh?

A : beban banget rasanya tiap kali ketemu sodara-sodara dari keluarga besar mama-papa selalu ditanyain soal 'calon'. lebaran ini juga pasti gitu!
B : trus kamu jawab apa?
A : ngga ada, dan cuma bisa nyengir kuda aja!
B : hahaa, emang gitu nasib kalo udah jadi si kepala dua yang masih lajang. makanya cari pacar, masang standar juga jangan ketinggian!
A : eh?

01 September 2010

program 100 hari

selamat datang september .
mulai hari ini program 100 hari menyelesaikan TA 2 harus dimulai.
semoga lancar tanpa hambatan.
amiiin :)

SEMANGAT..
 mari lawan rasa malas!