Posts

Showing posts from May, 2010

cerpen : mencari kematian

Konon, kematian adalah sesuatu yang masih tabu untuk diperbincangkan. Terlalu sulit untuk diceritakan dengan kata-kata. Selama kamu masih bernafas, dia akan mengintai jiwa-jiwa yang masih bernyawa. Tak ada yang pernah tahu kapan dia datang menjemput mereka, kalian, atau pun salah satu dari kita, dan entah dengan cara apa.
Kini hidupku sudah benar-benar hancur. Rusak. Tak berarti. Jika sudah begini, apa bedanya dengan memilih untuk mati? Menjadi bangkai. Busuk. Sama-sama tak ada artinya lagi. Aku sudah tidak lagi dapat mengendalikan pikiranku. Satu hal yang terus berkecamuk dalam sel otakku: keinginan untuk segera mengakhiri hidup. Mati. Tiada. Bagiku, tak ada beda antara mati kemarin, hari ini, atau esok. Semua orang pasti akan mati. Hanya waktu dan jalan kematian saja yang membedakannya.

Aku ingin mati sekarang juga. Mengakhiri kekejaman dunia yang tak henti-hentinya merampas kebahagiaanku. Berbagai pilihan cara untuk mati berderet panjang dalam anganku. Aku hanya tinggal memilih, in…

fiksi : sepasang mata dari masa lalu

Image
aku tidak pernah merancang pertemuan ini. kupikir, kamu pun tidak pernah membuat skenario tentang pertemuan ini. tentang pertemuan pertama aku dan kamu.. pertemuan dingin di bawah terik matahari yang panas menyengat. aku tak pernah tahu kamu sebelumnya, bermimpi bertemu denganmu pun tidak. kamu sungguh orang baru yang kini kutemui.
namun entah di mana, rasanya aku pernah menemukan sosokmu. sebuah pancaran jiwa yang serupa dalam bentuk yang berbeda. di antara bingar orang berlalu lalang, aku menemukan kedua sorot bola matamu yang menatapku tajam. aku pun terbius, kamu dan aku terus beradu pandang. tatapanmu kontan menjadi candu dalam hidupku. rasanya aku mengenal pandangan itu. aku mengenal kedua mata itu. kamu terus saja melihatku tanpa membuat kedipan. aku pun melakukan hal yang sama. aku tak sanggup mengalihkan pandanganku yang seolah tertancap pada kedua bola matamu yang hitam.
dan akhirnya, semua itu terhenti begitu saja. kedua bola matamu menghilang begitu saja ketika kita berada …

fiksi mini : pertengkaran sepanjang malam

Hampir tiap malam, si anak tak pernah tidur dengarkan orang tuanya beradu anjing. Esoknya si anak memotong telinganya agar bisa tidur lelap.
tulisan ini (coba-coba) diikutsertakan dalam meramaikan Kontes Fiksi Mini yang diadakan oleh wi3nda.

ruang tunggu

Image
tadi siang, hampir tiga jam saya duduk garing di salah satu ruang tunggu di rumah sakit. menunggu dokter yang tak kunjung datang. memang bukan hanya saya, semua orang di ruangan ini memang melakukan hal yang sama: menunggu hingga jemu.

apa yang saya lakukan? saya hanya bisa mengawasi sekitar saya. melihat orang-orang yang hilir mudik. ada yang datang, ada yang pergi. ada yang masuk ruangan, ada yang keluar ruangan. ada yang sendirian, berduaan, bertigaan, dan lengkap bersama keluarga. ada yang sedang membaca tabloid. ada yang mengobrol. ada yang celingak-celinguk. ada yang asik dengan layar handphonenya. ada juga yang hanya duduk melamun --dan entah memikirkan apa.
dari arah pintu masuk datang seorang anak dan seorang ibu yang sudah cukup tua --mungkin seumuran nenek saya. si anak sama sekali tak menuntun ibu tua itu. dibiarkannya ibu itu berjalan dengan payung panjang sebagai topangannya, padahal saya yakin si ibu tua itu tidak dalam keadaan benar-benar sehat. tak jauh dari sisi itu, a…

berkejaran bersama hujan

Image
hanya ingin berbagi . foto ini diambil ketika saya dan teman sudah hampir lelah berkejaran bersama hujan :D