Munir, riwayatmu kini

Hari ini genap enam tahun kita kehilangan salah satu aktifis HAM terbaik di Indonesia, Munir S Thalib. Beliau tewas diracun di udara, dibunuh di dalam pesawat ketika dalam perjalanan ke Amsterdam. Dan selama enam tahun ini, kasus pembunuhan itu tak kunjung tuntas. Siapa dalang dari kasus ini masih jadi teka-teki. Si dalang masih bebas. Masih bisa membuat dagelan-dagelan lain. Mungkin saat ini si dalang sibuk berkoar di televisi menjadi narasumber atau sibuk menimbun harta dari keringat rakyat. Siapa yang tahu? Memang benar, keadilan tidak buka kantor cabang di Indonesia.


Hei Pemerintah Indonesia, kalian kemana saja? Sedang sibuk mempromosikan album, ya? Atau sibuk mengurus design gedung baru yang juga dilengkapi kolam renang? Oh.. sibuk meminta maaf pada tetangga serumpun ya walau kita sudah diinjak-injak?

Ahh, rasanya sudah terlalu banyak 'Munir' yang dilupakan. Jangankan kasus Munir, banyak kasus lain seperti kasus Century, rekening tak wajar (gendut) petinggi Polri, kasus Paiton, kasus kriminisasi KPK, dan sederet kasus-kasus lainnya tidak pernah tuntas. Entah semua itu terlupakan atau sengaja dilupakan.
kita generasi muda, GENERASI MENOLAK LUPA!!

Comments

  1. Potret negara kita saat ini....

    Semoga ke depan Indonesia bisa lebih baik...

    ReplyDelete
  2. pemerintah indonesia age tidur di gedung DPR
    jadi wajar kalau mereka lupa. mereka sedang istirahat
    sedang memimpikan gedung baru dengan fasilitas yang menurut kita itu tak perlu.

    ReplyDelete
  3. ..keadilan tidak buka kantor cabang di Indonesia
    rasanya pengen ngasih surat kaleng ke istana dengan tulisan itu..tapi jangankan surat kaleng, surat resmi ajah belum tentu ditanggepin...hhhftt

    ReplyDelete
  4. politik dan hukum di indonesia tu mahal mel
    kata2 bahwa kita negara hukum hanya dimulut doank
    implementasi nol

    ReplyDelete
  5. Sepertinya setiap masalah yang tak ada ujung pangkal dan susah dicari akar masalah dan penyelesaiannya di negeri ini selalu ditinggalkan begitu aja deh.

    ReplyDelete
  6. selamat idul fitri, mohon maaf lahir batin

    ReplyDelete
  7. me : mampir... mengucapkan minal aidin wal faidzin ya
    pemiliki blog : lho kan belum pernah kenal? gimana sih!? kok ujug-ujug minta maaf?
    me : iya, makanya belum kenal ni minta maaf. sapa tau bisa kenal terus semakin kenal makin banyak frekuensi salah yang di hasilkan. makanya minta maaf duluan ^_^ lagi pula mumpung lebaran juga
    pemilik blog : maksud tersembunyi lainnya?
    me: ninggalin jejak kalau pernah mampir kesini hohohoho

    happy blogging dan sukses selalu..

    ReplyDelete

Post a Comment

tinggalkan jejak kata anda :)

Popular posts from this blog

Apa yang kamu cari dalam hidup ini?

Curug Sawer, Cililin

biaya ke Ujung Genteng 3 hari 2 malam