21 December 2010

Labuhan

Akhirnya, membuku-digitalkan beberapa tulisan lama : Labuhan.
yang mau baca bisa download di http://bit.ly/eXHSB4 Terimakasih :)


Semoga berkenan, testimoninya juga ditunggu ♥

07 December 2010

cin--TA

" Saya rindu menulis di sini.
Rindu menulis dengan bebas.
Tanpa ada dia,
yang selalu cemburu,
karena sering diabaikan,
dan meminta terus dicumbui,
si Tugas Akhir. "

Idealis Pemimpi

ini hasil dari test http://www.ipersonic.com/id/

Tipe Idealis Pemimpi sangat berhati-hati dan oleh karenanya tampak pemalu dan pendiam bagi orang lain. Mereka berbagi kehidupan emosional mereka yang kaya serta pendapat-pendapat kuat mereka dengan sedikit sekali orang. Namun orang sering keliru menilai mereka dingin dan pendiam. Mereka memiliki sistem nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang murni dan mulia yang menonjol di dalam diri mereka yang demi hal-hal itu mereka bersedia mengorbankan banyak hal. Joan of Arc atau Sir Galahad adalah contoh tipe kepribadian ini. Tipe Idealis Pemimpi selalu berusaha keras memperbaiki dunia. Mereka dapat sangat memikirkan orang lain dan melakukan banyak hal untuk mendukung mereka dan membela mereka. Mereka tertarik dengan sesama mereka, penuh perhatian dan murah hati terhadap mereka. Begitu antusiasme mereka akan suatu hal atau orang bangkit, mereka dapat menjadi pejuang yang tak kenal lelah.

Bagi tipe Idealis Pemimpi, hal-hal praktis tidak benar-benar penting. Mereka hanya menyibukkan diri dengan tuntutan-tuntutan harian yang duniawi saat benar-benar perlu. Mereka cenderung hidup sesuai dengan semboyan „yang jenius mengendalikan kekacauan“ – yang biasanya memang demikian sehingga biasanya mereka memiliki karir akademik yang gemilang. Mereka kurang tertarik dengan detail; mereka lebih suka melihat sesuatu secara keseluruhan. Ini artinya mereka masih memiliki pandangan menyeluruh yang baik ketika sesuatu mulai menjadi rumit. Namun demikian, sebagai akibatnya, sesekali dapat terjadi tipe Idealis Pemimpi melewatkan sesuatu yang penting. Karena mereka menyukai kedamaian, mereka cenderung tidak terang-terangan menunjukkan ketidakpuasan atau kejengkelan mereka melainkan memendamnya. Ketegasan bukan salah satu kekuatan mereka; mereka membenci konflik dan persaingan. Tipe Idealis Pemimpi lebih suka memotivasi orang lain dengan sifat ramah dan antusias mereka. Barangsiapa mendapatkan mereka sebagai atasan tidak akan pernah mengeluh kekurangan pujian.

Di tempat kerja, tipe Idealis Pemimpi adalah teman dan pasangan yang suka menolong dan setia, orang-orang yang memiliki integritas. Kewajiban sangat sakral bagi mereka. Perasaan orang lain penting bagi mereka dan mereka senang membuat orang lain bahagia. Mereka puas hanya dengan lingkaran kecil pertemanan; kebutuhan mereka akan kontak sosial tidak begitu menonjol karena mereka juga butuh banyak waktu untuk diri sendiri. Basa-basi kecil bukan keahlian mereka. Jika seseorang berharap berteman dengan mereka atau memiliki hubungan dengan mereka, orang itu harus mau berbagi dunia pemikiran mereka dan bersedia berpartisipasi dalam perbincangan mendalam. Jika Anda berhasil melakukan itu Anda akan dianugerahi dengan kemitraan yang luar biasa intensif dan kaya. Karena tuntutan-tuntutan mereka yang tinggi terhadap diri sendiri dan orang lain, tipe kepribadian ini kadang-kadang menjejali hubungan dengan gagasan-gagasan romantis dan idealis hingga tingkat tertentu sehingga membuat pasangan merasa terbebani atau minder. Tipe Idealis Pemimpi tidak jatuh cinta dengan mabuk kepayang namun ketika mereka jatuh cinta mereka menginginkannya menjadi cinta sejati yang tak berkesudahan.

05 November 2010

Menjadi pendengar yang baik

A : "M, katanya mau cerita.. ayoo cerita. gimana, gimana?" [antusias]
M : [mulai bercerita]
.. beberapa saat kemudian, di tengah-tengah percakapan ..
A : "Aku juga pernah lho..." [memotong begitu saja dan mulai bercerita]
.. dan akhirnya si A terus bercerita panjang lebar, meluap-luap, hingga dia lupa bagaimana cara mendengarkan orang lain.

16 September 2010

Cantik itu LUKA?

apa yang terpikirkan ketika mendengar kata cantik? mungkin sebagian besar mengaitkannya dengan perempuan. semua perempuan memang terlahir cantik. hanya saja, definisi tentang cantik itu sendiri berbeda-beda tiap orang. tergantung dari cara pandangnya, tergantung dari sisi mana dia melihat.

mungkin akan ada orang yang mendefinisikan cantik bila seorang perempuan itu berkulit putih, berbadan langsing, berhidung mancung, rambut hitam panjang berkilau. tapi, apa cantik itu hanya milik mereka seja? tentu saja TIDAK!

cantik itu menerima apa yang telah diberikan-Nya, dengan segala lebih dan kurangnya. jangan sampai tergoda dengan pasar, jangan cepat terbuai oleh iklan-iklan produk kecantikan yang dimodelkan oleh sosok perempuan -yang mereka definisikan- supercantik. jangan mau dijadikan komoditas untuk meraup keuntungan. mungkin karena kita telah terbiasa melihat layar kaca berukuran 17 - 29 inch yang seringkali memamerkan perempuan-perempuan berkulit putih, berbadan indah, berhidung mancung, berparas menawan, sehingga mindset kita tentang cantik pun terbentuk dengan sendirinya. padahal mereka sedang memperdaya kita agar menerima dengan mentah definisi cantik menurut mereka, tujuannya apa? ya agar barang dagangan mereka laku. agar perempuan-perempuan yang terlahir tidak putih berlomba-lomba memakai produk pemutih. agar perempuan-perempuan yang terlahir kurang langsing berlomba-lomba memakai produk pelangsing. jika kita terlahir kurang putih dan kurang langsing, apakah salah? tentu saja TIDAK!

jadilah diri sendiri, bersyukur dengan apa yang telah diberikan Tuhan. Dia menciptakan kita dengan sebaik-baiknya. sadar ngga, kekurangan itu justru adalah 'pelindung' untuk pemiliknya. ketika perempuan-perempuan supercantik selalu digoda dan menjadi sasaran 'permainan' lelaki atau bahkan dijadikan sebagai sebuah komoditi pasar, bersyukurlah menjadi wanita yang tidak se-supercantik mereka, karena masih diberikan kelenggangan, diberika perlindungan oleh-Nya.

jika kamu ngerasa cantik akan membawa bahagia, jawabannya ngga selalu. dengan tidak terlalu cantik pun kita masih bisa tetap bahagia. karena kebahagiaan bisa datang dari mana saja. justru malah cantik bisa membawa luka. saya mengingat sebuah tulisan, "Cantik itu banyak didamba perempuan. tapi, cantik juga bisa membawa luka. luka bagi orang yang memiliki wajah cantik itu. juga orang-orang di dekat si cantik itu."

maka, jadilah diri kamu apa adanya, selalu bersyukur! itu akan membuatmu bertambah cantik. "you're beautiful no matter who you are"

15 September 2010

jodoh itu di tangan Tuhan, maka carilah tangan-Nya agar bertemu jodohmu!

A: mel, aku jadi mau nikah taun ini. kamu doain aku ya :)
dia sahabat saya, dia seusia dengan saya, dan dia memutuskan untuk segera menikah di usia muda.
B: ngapain sih nikah cepet-cepet? aku masih mau beresin kuliah, cari kerjaan sampai bisa mapan dulu. rasanya aku masih terlalu muda buat mikirin nikah!
dia teman saya, dia seusia dengan saya, dan dia memutuskan untuk membangun karir terlebih dahulu.
C: pacar udah ngajak ke jenjang lebih serius, kerjaan udah ada, usia udah cukup, tapi rasanya saya masih belum siap buat nikah.
dia saudara saya, tiga tahun di atas saya, dan dia masih ragu untuk segera menikah.
D: saya terus didesak sama keluarga buat nikah gara-gara usia udah 'kematengan', tapi kalo belum nemu calon yang cocok ya mau gimana?
dia kakak (ketemu gede) saya, tujuh tahun di atas saya, dan dia masih belum menemukan jodohnya.
E: dia wanita yang sudah mapan, cantik, pintar, berada, dan berpendidikan tinggi. tapi sampai sekarang belum menikah.
dia teman Ibu saya, sudah hampir kepala lima, dan sampai sekarang dia masih belum menemukan jodohnya.

saya percaya: jodoh itu ditangan Tuhan, maka carilah tangan-Nya untuk bertemu jodohmu! trus cari tangan Tuhan dimana? cari dengan doa dan usaha, cari ridha-Nya :)
dan jodoh tetap jadi misteri untuk semua orang. ngga ada satu pun yang tahu algoritma untuk menemukan jodoh. kecantikan, harta yang melimpah, jabatan, pendidikan yang tinggi ngga bisa membeli jodoh!

kalo boleh diumpamakan, jodoh itu ibarat seperti kita menunggu bus di sebuah halte: tidak pernah tau datangnya kapan, dari arah mana, dan bus seperti apa yang akan datang. ketika bus pertama datang dan terlihat kurang bagus serta tidak ber-AC, kita memutuskan untuk naik bus yang berikutnya. Saat bis berikutnya datang, ternyata bus itu penuh sesak orang-orang. Saat ada bus bagus dan ber-AC datang, eh bus itu malah meluncur seenaknya, tidak melihat keberadaan kita. Terkadang kita pun harus menunggu lama kedatangan bus berikutnya. Hingga akhirnya kita naik bus yang melintas di depan mata, ngga peduli kondisi bus tersebut. Setelah bus meluncur, kita baru sadar kalau kita salah jurusan dan harus berhenti di halte berikutnya untuk kembali menunggu bus yang tepat. terlalu pilih-pilih kadang ngga bagus. mungkin yang terpenting adalah: bus itu bisa bawa kita ke tempat tujuan dengan selamat, dan kita nyaman duduk di dalamnya. sedangkan nikah itu ibarat shalat (seperti yang teman saya katakan): harus disegerakan tapi masih ada waktu tenggang untuk menjalankannya.

14 September 2010

Idul Fitri 1431 H

ucapan yang sedikit terlambat memang, tapi apa boleh buat: SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H, mohon maaf lahir dan bathin :)

Idul Fitri biasanya identik dengan mudik atau pulang kampung, dan mungkin bagi sebagian orang itu merupakan sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, atau untuk sebagian yang lain hanya euforia semata?

..dan tiap tahun saya pun melakukan mudik, meski hanya memakan waktu tak lebih dari 45 menit (ini mudik macam apa, cobaa?). Emang nasib, dari lahir sampai sekarang saya hidup di Bandung. Orang tua saya juga. Orangtuanya-orangtua saya yang masih ada pun tinggal di Bandung. Huh! Satu-satunya tempat yang bisa diakui sebagai kampung halaman adalah: Cililin, meski kakek-nenek saya di sana udah ngga ada, tapi masih ada kakaknya Ibu saya. Dan di hari ke-3 lebaran pun kami mendadak pulang kampung, dan bermalam di sana (tetep aja ke Cililin cuma butuh waktu 2 jam, ngga kerasa mudik! hehe) 

Tiap kali saya ke Cililin, saya pasti minta dianterin buat liat-liat pemandangan di daerah sini ke kakak sepupu saya, dan kali ini tujuannya ke Kp. Pasir Malang. Dimulai dari deretan pegunungan yang melingkari kampung, sawah dan kolam ikan yang masih terhampar luas, serta danau yang merupakan anak dari PLTA Saguling. WOW!! Selain ke Kp. Pasir Malang, kami juga berkunjung ke Saudara di Citalem, Cililin dan Cicangkang (masih di wilayah Cililin).
Ini sebagian foto-foto pemandangannya :)

Tradisi Sawer Uang Lebaran
Kalo tradisi ini, cuma kami lakukan bersama saudara-saudara di Cihampelas, Cililin. Mereka-mereka yang udah punya penghasilan biasanya bagiin uang THR dengan cara: SAWERAN. puluhan lembar uang kertas, dari mulai nominal dua ribu, lima ribu, sepuluh ribu, kadang lima puluh ribu dilempar gitu aja buat dijadiin uang saweran, dan mereka -para manusia yang haus akan uang- harus rela rebutan demi dapet uang saweran itu. Selalu ada korban setelah saweran ini, yang lututnya jadi ijo-ijo lah, yang idungnya kepentok lemari laah, yang jatoh sampai tindih-tindihan.. semuanya udah biasa! tapi itu sungguh menyenangkan :)

07 September 2010

Munir, riwayatmu kini

Hari ini genap enam tahun kita kehilangan salah satu aktifis HAM terbaik di Indonesia, Munir S Thalib. Beliau tewas diracun di udara, dibunuh di dalam pesawat ketika dalam perjalanan ke Amsterdam. Dan selama enam tahun ini, kasus pembunuhan itu tak kunjung tuntas. Siapa dalang dari kasus ini masih jadi teka-teki. Si dalang masih bebas. Masih bisa membuat dagelan-dagelan lain. Mungkin saat ini si dalang sibuk berkoar di televisi menjadi narasumber atau sibuk menimbun harta dari keringat rakyat. Siapa yang tahu? Memang benar, keadilan tidak buka kantor cabang di Indonesia.


Hei Pemerintah Indonesia, kalian kemana saja? Sedang sibuk mempromosikan album, ya? Atau sibuk mengurus design gedung baru yang juga dilengkapi kolam renang? Oh.. sibuk meminta maaf pada tetangga serumpun ya walau kita sudah diinjak-injak?

Ahh, rasanya sudah terlalu banyak 'Munir' yang dilupakan. Jangankan kasus Munir, banyak kasus lain seperti kasus Century, rekening tak wajar (gendut) petinggi Polri, kasus Paiton, kasus kriminisasi KPK, dan sederet kasus-kasus lainnya tidak pernah tuntas. Entah semua itu terlupakan atau sengaja dilupakan.
kita generasi muda, GENERASI MENOLAK LUPA!!

31 August 2010

ketersekejapan

sore itu hujan turun dengan angkuhnya.
sepanjang jalan asia afrika - buah batu saya justru menari-nari di bawahnya.
berkejaran dengan angin sambil
menyenandungkan rasa kesal yang sedang menjadi.

dan ketika tiba di rumah, apa yang saya dapat?

pelangi menampakan warnanya. begitu mempesona!
tapi saya sadar betul pelangi hanyalah sebuah ketersekejapan.
ketersekejapan yang terlalu indah.
 ketersekejapan yang tak mungkin dimiliki!!

*ini fotonya diambil pake kamera HP, jadi hasilnya cuma seadanya

19 August 2010

gara - gara sajadah


Sajadah kadang bikin hati saya ngga tenang setiap shalat tarawih --bukan cuma shalat tarawih aja sih, tapi juga saat shalat Ied, atau pun shalat fardu berjamaah-- dan parahnya ini udah terjadi bertahun-tahun lamanya..

kenapa?
karena bagitu banyak orang, terutama perempuan senang membawa sajadah yang LEBAR, meskipun di masjid tersebut sudah disediakan karpet (bermotif sajadah).
dan sajadah lebar itu mereka hamparkan begitu saja tanpa melihat shaf disampingnya, yang akhirnya membuat shaf menjadi renggang, ngga pernah rapat dan rapi :'(

sajadah lebar membuat kita sulit untuk merapatkan bahu kita dengan bahu si pemilik sajadah lebar, atau merapatkan kaki kita dengan kaki si pemilik sajadah lebar. sajadah lebar berpeluang mendatangkan setan dengan mengisi kekosongan dan kerenggangan shaf. sajadah lebar berhasil memanggil setan untuk mengganggu shalat kita. sajadah lebar berhasil mengurangi kesempurnaan shalat berjamaah kita. sajadah lebar, errrgh!
“Tegakkan shaf-shaf kalian dan rapatkan bahu-bahu kalian dan tutuplah celah-celah dan jangan kalian tinggalkan celah untuk syaithan, barangsiapa yang menyambung shaf niscaya Allah akan menyambungnya dan barangsiapa memutus shaf niscaya Allah akan memutuskannya”. (HR: Abu Dawud dan dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Al Hakim )
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling lembut bahunya ketika shalat, dan tidak ada langkah yang lebih besar pahalanya daripada langkah yang dilakukan oleh seseorang menuju celah pada shaf dan menutupinya”. (HR: Ath Thabrani, Al Bazzar dan Ibnu Hiban)
Wallahu'alam bis showab.

09 August 2010

Lelaki Angin

*** cerita pendek ini pernah saya posting bertahun-tahun yang lalu di sini
heii lelaki angin, kapan saya menemukanmu? :') 


Dia bertanya kepadaku, tanpa ada basa-basi dalam katanya, "Apa yang kamu harapkan dariku?".

Aku hanya diam membungkam, tak lagi bisa angkat suara.
Bukan karena aku tidak mengetahui jawabannya, melainkan karena sebuah pertanyaan itu terucap langsung dari bibirnya yang telah lama membisu.

Dari dia, seseorang yang hanya bisa kukagumi tanpa sanggup meraihnya.
Dari dia, yang selalu mengusik setiap waktuku dengan angan semu tentangnya.
Dari dia, sang lelaki anginku.

Dia menatapku begitu tajam, seperti menggertak meminta jawaban. Yang bisa kulakukan hanya membisu. Mulutku mendadak terkunci rapat untuk mengatakan semua yang telah lama kuharapkan darinya. Tuhan, mengapa pada saat seperti ini justru tak ada sedikit pun kata yang bisa terucap??

"Aku hanya inginkan kamu membagi separuh hatimu untukku!! Aku berharap kamu yang akan menjadi imam dalam hidupku! Aku begitu ingin kamu yang mengiringi langkahku untuk menjalani semua ini.. Aku hanya ingin.. kamuuu...."

"Bunga, aku tak begitu berharap kamu dapat menjawab pertanyaanku tadi!", suara baritonnya menyadarkanku dari sepenggal bisikku dalam hati. Maaf, aku tak memiliki keberanian untuk menuturkan jawaban itu dengan gamblangnya. Ternyata begitu sulit untuk berkata jujur dihadapanmu!

"Justru aku begitu berharap kamu yang menanyakan hal itu kepadaku..", ahh aku tak mengerti dengannya. Lelaki anginku selalu bertiup tanpa tentu arah.

"Jika begitu, apa yang kamu inginkan dariku Irsyad??", akhirnya mulutku mampu berujar.

"Aku ingin kamu yang menjadi makmumku. Kuharap memang kamu bagian dari rusukku yang selama ini kucari..."

06 August 2010

Curug Sawer, Cililin

Awalnya saya ngajak keluarga buat ke Curug Malela, di Kampung Manglid, daerah Rongga, melewati Gunung Halu dan Cililin, Kabupaten Bandung Barat --kampung halamannya mama.
Setelah cari-cari info ternyata akses untuk menuju ke sana masih sangat sulit. Jalan masih (sangat) tidak bagus: jalanan terjal berliku, sempit, berlumpur, dan berbatu. tapi coba lihat foto ini, siapa pun pasti tergoda buat ke sana: 


tapi, yang terjadi adalah: saya terdampar di Curug Sawer yang Letaknya di jl. Radio, Kec. Cililin, Kab. Bandung Barat --bukan di Curug Malela.
Biar bagaimana pun, deretan hutan pinus dengan udara yang sangat segar membayar semuanya. Kesejukan dan pemandangan alam yang disajikan juga (sepertinya) tak kalah. Sebenernya di Curug Sawer ini ada beberapa air terjun, tapi saya hanya mengunjungi satu berhubung medan yang dilalui menanjak terjal, dan pas ke sana debit airnya ngga begitu besar.


03 August 2010

DIMANA MALUMU?

di antara mereka ada yang berpakaian tetapi seperti telanjang.
yang lainnya ada yang berpakaian dan berdandan seperti lelaki.
membuat tato permanen dan beberapa piercing di tubuhnya.
yang sudah menutup aurat pun kadang terlihat berdua-duaan
di tempat umum dengan seorang pria yang bukan makhramnya,
sambil berpegangan erat dan bergelayut manja.
beberapa yang lainnya tertawa terbahak-bahak,
merokok di sebuah cafe tanpa peduli mata-mata yang memandang.
di tempat lain ada juga yang melenggak-lenggokkan tubuh dan kepalanya.
memang tidak semua dari mereka begitu.

tapi, di mana rasa malu itu?
masih ada kah rasa malu?

apakah jika wanita ingin dipandang sebagai golongan yang berdiri sama tinggi dengan kaum lelaki,
mereka juga harus mau duduk sama rendah dengan kaum lelaki. begitu?

“Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.” (Bukhari).
“Malu itu sebagian dari iman”. (Bukhari dan Muslim).

08 July 2010

tentang cara berpikir dan rasa takut

D: mel pernah ngerasa takut?
M: takut dalam hal apa?
D: apapun!
M: apa? semacam takut akan kehilangan, masa depan, kematian, kegagalan?
D: ya sejenis itulah
M: pernah lah, D. rasa takut kan manusiawi. kenapa sih? tumben2an kamu~
D: ngga tau lagi ilang keberanian .. terlalu takut buat ngadepin besok .. takut gagal, takut kalah, takut jadi pecundang ..
M: heh D, justru kamu udah jadi pecundang duluan sebelum ngehadepin apa yang kamu takutin itu. dengan atau tanpa rasa takut, mau ngga mau pasti kamu hadepin juga kan hari esok?
"Keberanian itu bukannya tak punya rasa takut, tetapi mengalahkan rasa takut."

yaa, semua punya rasa takut. semua pernah merasa takut.
saya pun punya banyak sekali ketakutan: takut akan masa depan yang masih ngeblur, takut kehilangan orang terdekat, takut ngga bisa ngebahagiain orang tua, takut ngecewain dan nyakitin orang lain, dan masih banyak ketakutan-ketakutan lain yang ngga bisa dijabarkan satu per satu.

tapi bukankah apa yang kita takutin itu bersifat ngga benar-benar nyata?
maksudnya apa yang kita takutin itu sesuatu yang belum benar-benar kita hadapi, sesuatu yang belum benar-benar terjadi. dan sepertinya ngga salah kalo saya bilang rasa takut itu datang dari masa depan. mereka mengelabui pikiran kita sendiri. mereka lahir dari pikiran kita yang lebih banyak berfikir dari sisi negatif. dan seringnya malah apa yang kita takutin ngga pernah benar-benar senakutin apa yang kita bayangin saat kita udah ngelewatinnya! bahkan pada kenyataannya malah ketakutan yang menghantui pikiran kita itu tidak pernah terjadi.
jadi kenapa harus takut? ;)

ada sebuah catatan dan kutipan yang sangat bagus tentang Pemikiran seseorang dan Kesuksesan:
" Bila Anda berpikir Anda dikalahkan, Anda dikalahkan
Bila Anda berpikir bahwa Anda tidak berani, Anda tidak berani.
Bila Anda ingin menang, tetapi berpikir Anda tidak mampu,
Hampir pasti Anda tidak akan menang.
Bila Anda berpikir bahwa Anda akan kehilangan, Anda akan tersesat
karena diluar sana kita dapatkan,
Kesuksesan bermula dari kemauan seseorang
Semuanya berlandaskan pemikiran
Anda harus meningkatkan pemikiran Anda untuk bangkit,
Anda harus yakin akan diri sendiri sebelum memenangkan sebuah undian.

Ujian hidup tidak selamanya berlaku
Bagi orang yang terkuat atau tercepat
Cepat atau lambat, orang yang menang
Adalah orang yang berpikir mereka mampu!"
"KESUKSESAN TIDAK TERJADI DI LUAR DUGAAN. KESUKSESAN TERJADI MELALUI CARA BERPIKIR ANDA"
 -Robert Schuller
"APA YANG ADA DI BELAKANG KITA DAN APA YANG ADA DI HADAPAN KITA ADALAH HAL-HAL KECIL DIBANDINGKAN DENGAN APA YANG ADA DI DALAM DIRI KITA."
 -Katherine Gibson

semangat :)

03 July 2010

tentang KP dan cerita saat wawancara

liburan kali ini (harus) saya isi dengan Kerja Praktek (KP) dengan beban 4 SKS..
awalnya saya dan kedua teman saya ngajuin proposal KP secara kelompok ke Indosat dan Alhamdulillah diterima, tapi.. akhirnya kami terpisah juga. 2 temen saya ditempatin di bagian HRD, sedangkan saya ditempatin di bagian Marketing sendirian. untungnya ada anak sekampus tapi beda jurusan yang KP di Indosat juga dan ditempatin di bagian yang sama.
hari pertama KP sungguh hari yang berat buat saya.
datang jam 07.30 seperti yang diharuskan. saya dan teman saya disuruh menunggu sama security bagian Marketing, karena mentornya belum dateng. 15 menit berlalu, tak juga beliau datang. 30 menit. 1 jam. beliau tak kunjung datang. dan beberapa menit kemudian seorang wanita menghampiri kami, hanya berucap "tunggu sebentar yaa!"
lantas wanita itu pergi lagi meninggalkan kami.
baiklah, lagi-lagi saya harus menunggu. lantas akhirnya kami diberitahu kalo mentor kami --yang  tadi menghampiri kami sesaat-- sedang meeting, dan entah selesai kapan, bisa sampai siang, bisa sampai sore, ngga bisa diprediksi.
intinya, hari pertama KP saya habiskan dengan 4 jam menunggu + kurang dari 0,5 jam bercakap-cakap dengan mentor. kemudian saya diperbolehkan pulang saat itu juga, karena ternyata kerjaan kami terjun langsung ke lapangan, melakukan survey ke outlet dan ke end user. agak ngga nyambung sih sama jurusan saya -informatika, tapi buat temen saya yang anak teknik industri masih bisa sejalan. mau gimana lagi?

hari kedua saya datang jam 09.00, briefing dengan mentor beberapa menit dan kemudian pergi lagi untuk melakukan survey outlet. saya berbagi tugas dengan teman saya untuk berbagi wilayah yang harus disurvey, jadilah kami melakukannya masing-masing (seorang diri).

ada yang menarik ketika melakukan wawancara dengan frontliner dari beberapa outlet, saat saya meluncurkan pertanyaan: jika ada program yang ditawarkan oleh operator, hadiah apa yang menarik menurut anda untuk mengikutinya?
ada yang berpikir agak lama, separuhnya dengan lantang menjawab 'ngga ada', 'ngga pernah ada yang dapet ah', padahal saya selalu nyeletuk 'mobil, motor, hp, atau apa gitu?'
yaa, dan nampaknya mereka sudah lebih realistis, mereka sudah lagi tak tertarik dengan hadiah-hadiah atau undian-undian omong kosong yang sebenarnya memang dikuras juga dari uang kita --atau dalam hal ini jika program dari operator pastilah akan menguras pulsa kita--, hadiah-hadiah yang kita tabung untuk kemudian diberikan kepada beberapa orang beruntung yang diatasnamakan dari perusahaan penyelenggara undian. begitu?
barangkali begitu.

29 June 2010

bicara tentang masa depan

waktu selalu menyadarkan saya kalau saya bukan lagi remaja belasan tahun. bukan lagi anak ingusan yang hanya berpikir tentang kesenangan, ke-senang-an, keSENANGan, dan kepuasan ego semata. tidak tentang hidup yang masih difasilitasi oleh orang tua. tidak tentang hidup yang harus selalu mengandalkan dan bergantung pada orang lain. dan apapun tentang semuanya yang masih terasa serba mudah..

masa depan menjadi hal penting yang selalu dibicarakan. target dan tujuan, baik itu jangka pendek maupun jangka panjang.. buat saya, mungkin target besar yang harus cepat dicapai adalah: lulus cepat (3,5 tahun)! amiiin :)


lulus cepat, lulus tepat waktu, atau lulus pada waktu yang tepat?
lulus cepat dan tepat. yeah!
 
M: pengen lulus cepet aku.
A: mang mau kmn seh mel?

ditanya gitu jujur saya masih bingung. emang mau kemana abis saya lulus S1? beberapa opsi berderet panjang dalam angan-angan saya: antara ngelanjutin ke jenjang yang lebih tinggi, cari kerjaan, bikin usaha sendiri, atau nikah. mana yang paling mungkin?
ngelanjutin S2. minta duit lagi dari orangtua? cari beasiswa? errrrgh~ 
cari kerjaan. sudah siapkah anda berkompetisi dan bertarung di 'kehidupan' yang sengit lagi kejam? heh.
bikin (per)usaha(an). modal darimana? huh.
nikah! helloooo, calonnya aja belum ada!

A: soalnya gini mel, klo seandainya km lulus skrg jg pertanyaannya: km sudah siap perang gk ma org laen? siap kompetisi gak? kalo aku seh sblm lulus mau naikin kapabilitas aku, soft skill aku kyk kepemimpinan. karisma aku di tingkatin, manajemen organisasi, manajemen konflik sampai manajemen forum pun akan selalu aku cba utk di tingkatkan. hehe

yaa, dan saya tahu betul bagaimana keadaan di luar sana yang haus akan kompetisi (dan kompetensi?)
sebenarnnya kalo ditanya siap atau tidak, yaa kita dituntut untuk harus selalu siap. SIAP TAK SIAP HARUS SIAP!

A: sbnrnnya saya agak 'menyesal' jg jd org 'dewasa', soal tau kyk genean.
M: dewasa itu pilihan, menjadi tua itu pasti..
A: tua itu paksaan, dewasa itu pilihan. haha. soalnya kalo liat kebelakang, aku blm membuahkan karya apa-apa mel :( soalnya aku liat tmn aku udh ada yg jd Runner Up Duta Batik Jawa barat, ada yg jd Juara Nasional Debat Logika se Indonesia se Jawa Barat dan Se Pulau Jawa. nah yg jd pertanyaan apa yg sudah saya lakukan? apakah saya sudah berkarya? berkontribusi atau pun yg lainnya.
M: yaah, tapi yg terpenting sih bisa jadi juara buat diri kamu sendiri dan bisa banggain orang tua, kalo buat sempitnya itu udah cukup buat saya.
A: .....

yaa, bagaimana pun, apa pun yang akan terjadi nanti akan coba saya hadapi. siap tidak siap. saya ngga mau lagi bermain-main dengan waktu. saya ngga mau ngecewain dan nyusahin kedua-orang-tua saya dengan berlama-lama duduk di bangku kuliah. saya ..

.. ah

entahlah!

15 June 2010

saya dan 140 karakter

beberapa jam yang lalu, tiba-tiba ada komentar baru dari mbak wiend ama mbak nda di postingan fiksi mini : pertengkaran sepanjang malam:
"Selamat, Fiksimini karya sahabat menjadi salah satu pemenang di kontes Fiksimini."
WOW, ternyata fiksi mini perdana saya dapet Terbaik 3 dari total peserta yang nyampe 206, sungguh diluar dugaan. Alhamdulillah.. padahal niatnya cuma coba-coba karena baru kali pertama itu saya bikin fiksi mini yang dibatesin cuma 140 karakter :)
seneng deh bisa dapet bukunya Agus Noor yang Sepotong bibir paling Indah didunia + bukunya Tere Liye yang Burlian. dan saya tidak kalah senang karena kontes ini penjuriannya dilakuin langsung sama Pak Agus Noor :)

semoga ini bisa jadi trigger buat saya rajin nulis cerita fiksi lagi ..
buat pengumuman pemenangnya bisa liat di : ~ MereKa & 140 karakter ~

14 June 2010

memori perjalanan ke Santolo dan Sayang Heulang

Mungkin beberapa dari kalian baru denger Pantai Santolo, sebuah pantai yang terletak di daerah Garut Jawa Barat, Desa Mancagahar, Kecamatan Pamempeuk. Tapi jangan ngebayangin kalo pantai ini deket dari kota Garut nya. Salah besar!! Dari Garut kota itu masih sekitar 3-4 jam lagi waktu tempuhnya. kalo mau pake angkutan umum dari Bandung, cukup 2 kali ganti angkutan. dari cicaheum pake bus jurusan Bandung - Pamempeuk. setelah nyampe terminal Pamempeuk, tinggal peke angkot jurusan Pamempeuk - Santolo, dan langsung berhenti di Pantai Santolo. Jalan ke sini udah mulus banget, ngga kayak jalan ke Ujung Genteng yang jalannya bolong-bolong dan berbatu. Kalo ngga salah biayanya cuma 35.000. Buat para backpacker atau yang suka touring, tempat ini cocok deeh. dijamin puas :D

Selain pantai Santolo, di daerah sana juga ada beberapa pantai lain, kayak pantai Sayang Heulang, Ranca Buaya, Sancang, dan beberapa pantai lainnya. Tapi yang paling deket sama Santolo yaa cuma pantai Sayang Heulang. Konon, di pantai Sancang masih sangat kuat tentang mistiknya. Ada cerita kalo di pantai itu banyak banget ikannya dan sangat mudah dipancing, trus kalau ada orang yang ngambil ikan itu berlebihan tanpa terkendali, biasanya besok atau lusa si orang tersebut suka ditemuin tak bernyawa lagi. Wallahualam..

Pantai di sini masih bersih bangeeet, airnya jernih, pasirnya putih, dan banyak karang. saking jernihnya, banyak binatang laut yang keliatan dengan mata telanjang. trus, beberapa meter dari bibir pantai itu terhampar karang, jadinya di pinggiran pantai itu air lautnya cukup tenang. tapi pas ke tengah, wuiih ombaknya besar banget!

Untuk tiket masuk, baik ke Pantai Santolo maupun ke Pantai Sayang Heulang dikenai biaya 3.000/orang. (Santolo ama Sayang Heulang beda pintu masuk, jadi kalo mau ke 2 pantai itu bayarnya harus double). Masalah penginepan, di Santolo dan di Sayang Heulang banyak penginepan yang murah meriah. Harga normalnya di kisaran 75.000-300.000. tapi kalo lagi beruntung, ngga jarang juga sih bisa dapet penginepan hanya dengan 50.000 aja :)

Saya sendiri waktu itu nginepnya di Sayang Heulang, keluar malem-malem udah sepi banget. penerangan di sini masih kurang, sumber penerangan cuma dari penginepan dan warung-warung. Serasa lagi terdampar di pulau tak berpenghuni, dan serasa pantai milik pribadi deh :)

Kalo ke Sayang Heulang, jangan lupa cari mata lembu, sejenis kerang laut. disebut mata lembu soalnya warnanya putih bulat, kira-kira sebesar mata lembu. Enak deh, meskipun tampilannya agak-agak 'nasty'. berkhasiat buat penambah stamina juga..

masa liburan sebentar lagi kaan, siapa tau bisa jadi alternatif liburan kalian :))
.. dan ini beberapa foto yang saya ambil pas liburan ke sana: