22 December 2009

Maaf, aku menggadaikannya!

Dagang mari berdagang, kita buka pasar dadakan. Menjajakan berbagai barang dagangan, menentukan harga bandrolan. Ada satu yang teramat ingin kugadaikan. Dagangan yang tak ternilai harganya, tak pernah terbeli di masa depan. Aku berdagang bukan berharap kembali modal, atau untuk mencari laba yang besar.

Jelas bukan!!

Tak juga ada niatan hanya berdalih tawar menawar. Bila kau ingin membelinya, akan kuturunkan harga semurah-murahnya, tiada peduli seandainya aku menjadi pihak yang dirugikan. Jika kau tak sanggup membayar mahal, keping recehan pun akan kubarter dengan dagangan. Bahkan tak segan kuberikan cuma-cuma bila kau sangat menginginkannya.

Ini semua agar membuatku sadar. Dagangan ini tak seharusnya terus ku simpan. Terlalu lama sudah kupendam. Bukan karena tak ada nilainya lagi. Namun, terlalu lelah untuk terus berada bersamanya. Sudah sepantasnya aku tinggalkan. Memang seharusnya aku gadaikan.

Aku berteriak-teriak menawarkan dagangan, "ada yang ingin membeli KENANGAN???".

1 comment:

tinggalkan jejak kata anda :)